+62 21 520 1602 pappiptek@mail.lipi.go.id

Judul Penelitian

 

Detail Judul Penelitian

: 2016

: DIPA Pappiptek

: Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Masyarakat

: Model Pengaruh Budaya Inovasi Terhadap Proses New Product Development (NPD) di Industri

:

Pahaman akan konsep dan proses ilmiah dalam pengambilan keputusan, partisipasi dalam masyarakat dan produktivitas secara ekonomis (US National Education Center,1996). Sedangkan OECD PISA Framework (2015) mendefinisikan scientific literacy sebagai kemampuan untuk terlibat dengan isu atau permasalahan yang terkait iptek, serta ide-ide mengenai iptek. Kedua definisi tersebut memberikan pemahaman bahwa konsep scientific literacy merupakan suatu kemampuan, baik yang dimiliki oleh organisasi maupun individu untuk terlibat dan menggunakan konsep iptek dalam pengambilan keputusan atau menemukan solusi untuk suatu masalah. Pemahaman ini menunjukkan bahwa scientific literacy merupakan salah satu unsur budaya iptek baik di masyarakat maupun organisasi.Studi mengenai scientific literacy telah banyak dilakukan terutama dalam bidang pendidikan dan institusi ilmiah. Luu dan Freeman (2011) mengkaji mengenai hubungan TIK dengan peningkatan scientific literacy bagi siswa SMU. Udompong (2014) mengemukakan pengaruh scientific literacy yang dimiliki oleh guru dan siswa dalam meningkatkan kompetensi penelitian. Fauville et.al (2015) juga telah melakukan penelitian mengenai alternatif peningkatan scientific literacy di suatu lembaga penelitian dengan menggunakan media sosial. Perkembangan konsep scientific literacy tidak hanya berfokus pada bidang pendidikan dan institusi ilmiah, namun juga mulai menjadi fokus industri. Industri yang entitasnya berupa perusahaan, merupakan suatu organisasi yang berpotensi memiliki budaya iptek, salah satunya scientific literacy. Di sisi lain, pengembangan inovasi di suatu perusahaan berkaitan erat dengan kapasitas atau kompetensi perusahaan tersebut dalam bidang iptek, salah satunya kemampuan perusahaan dalam hal litbang. Kemampuan perusahaan dalam mentranslasikan hasil litbang menjadi produk inovasi yang bernilai tambah merupakan salah satu proses yang menentukan keberhasilan pengembangan inovasi. Dalam proses translasi hasil litbang menjadi inovasi, budaya iptek di suatu perusahaan memegang peranan penting. Budaya iptek yang telah terbangun di perusahaan berpengaruh pada pengambilan keputusan yang berbasis iptek dalam proses pengembangan inovasi. Sebagai contoh, di perusahaan dengan budaya iptek yang baik, hasil riset akan menjadi salah satu sumber ide inovasi. Begitu pula jika ditemui kendala dalam pengembangan inovasi maka perusahaan yang telah berbudaya iptek akan mencari alternative solusi dengan merujuk pada aspek iptekin di perusahaan, bukan hanya sekedar aspek ekonomi. Penelitian ini akan mengkaji pengaruh scientific literacy di suatu perusahaan dalam pengembangan inovasi di industri. Studi ini akan memberikan pemahaman bagaimana scientific literacy sebagai unsur budaya iptek, serta pengaruhnya terhadap proses pengambilan keputusan inovasi dengan berbasis hasil riset.


: budaya inovasi, new product development, industri