+62 21 520 1602 pappiptek@mail.lipi.go.id

Judul Penelitian

 

Detail Judul Penelitian

: 2015

: DIPA Pappiptek

: Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Masyarakat

: Transisi Pengembangan Bioplastik di Indonesia: Pendekatan Sosio Teknis

: Konsumsi semua jenis plastik nasional akan terus meningkat dari tahun ke tahun, yang dibarengi dengan peningkatan impor bahan baku plastik. Plastik yang ada sekarang ini, tidak dapat terurai dengan mudah dan membutuhkan ratusan tahun untuk dapat terdegradasi dengan sempurna. Jumlah sampah plastik per tahun mencapai 5,4 juta ton, sehingga diperlukan usaha untuk mengatasi limbah plastik, yang salah satunya dengan membuat plastik yang mudah terurai secara biologis atau yang disebut bioplastik. Bioplastik merupakan satu bentuk plastik yang terbuat dari bahan dasar biomassa yang dapat diperbaharui seperti lemak dan minyak sayur, kanji jagung atau mikrobiota. Sifat bioplastik mudah terurai oleh mikro organisme dan tingkat emisi karbonnya juga sangat rendah ketika diproduksi, sehingga dikatakan bahwa bioplastik ramah lingkungan. Bioplastik dapat digunakan untuk barang sekali pakai, seperti kemasan untuk buah, sayuran dan daging, botol minuman, dan tas belanja, serta untuk barang yang tidak sekali pakai seperti bahan ponsel, serat karpet, pipa, dan implan medis yang mudah larut di dalam tubuh. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengidentifikasi dan menganalisa aktor dan dinamika di dalam setiap level Niche, Regimee, dan landscape di dalam sektor bioplastik serta merumuskan model transisi pengembangan bioplastik di Indonesia. Selain menggunakan metoda penelitian studi kasus tunggal, juga menggunakan metode kualitatif dengan framework MLP dalam menjawab tujuan penelitian. Dari hasil pembahasan, didapatkan 3 poin utama kondisi transisi bioplastik, yaitu 1) Perubahan pada landscape terkait permasalahan lingkungan bersifat disruptif dan memberikan tekanan kepada regime plastik konvensional, 2) Niche bioplastik belum memiliki kekuatan yang cukup untuk memanfaatkan tekanan dari landscape

: plastik, bioplastik, ramah lingkungan, Green Industry, MPL