+62 21 520 1602 pappiptek@mail.lipi.go.id

Agenda Pertemuan Ilmiah

 

Detail Agenda Pertemuan Ilmiah

: Diskusi Ilmiah Forum Pengkajian Iptek dan Inovasi

: 20 September 2018

Pusat Penelitian Perkembangan Iptek – Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (PAPPIPTEK-LIPI) kembali mengadakan kegiatan diskusi ilmiah Forum Pengkajian Iptek dan Inovasi. Kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan budaya berbagi pengetahuan dan pengalaman di antara sivitas PAPPIPTEK-LIPI ini diselenggarakan pada Kamis, 20 September 2018, pukul 13.00 – 16.00 WIB di Ruang Rapat PAPPIPTEK LIPI, Gedung A Lantai 3.

Pada sesi ini, dua pembicara melakukan presentasi dan berdiskusi dengan peserta. Pembicara pertama adalah peneliti PAPPIPTEK-LIPI, Purnama Alamsyah, yang menyampaikan catatan ringan buku “The Fourth Industrial Revolution” karya Klaus Schwab, penggagas istilah revolusi industri keempat.

Menurut Purnama dikutip dari Klaus Schwab, “Revolusi industri keempat akan menubah cara kita hidup, bekerja, dan berhubungan satu sama lain. Dalam skala, lingkup dan kompleksitasnya, rev.industri ke4 merupakan sesuatu yang tidak pernah dialami oleh umat manusia sebelumnya. Bayangkan kemungkinan yang tidak terbatas dari terhubungnya miliaran orng melalui perangkat seluler.”

Revolusi industri keempat dimulai pada pergantian abad ke-21 dan dibangun di atas revolusi digital yang menggabungkan beberapa teknologi yang mengarah pada perubahan paradigma yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam ekonomi, bisnis, masyarakat, dan individu; berkembang dengan kecepatan yang eksponensial dan tidak linier; serta melibatkan transformasi eksternal dan internal dari seluruh sistem, negara, perusahaan, industri, dan masyarakat.

Pembicara kedua adalah Ibrahim Kholilul Rohman, Research Fellow dari United Nations University, Operating Unit on Policy-Driven Electronic Governance (UNU-EGOV). UNU-EGOV adalah bagian dari United Nations University yang berperan sebagai think tank pusat penelitian, konsultasi, dan pelatihan dalam bidang electronic governance (e-governance).

E-governance menggunakan ICT untuk meningkatkan engagement masyarakat dalam mempermudah layanan publik. Seharusnya e-governance tidak dipandang sebagai beban, tetapi sebagai salah satu investasi untuk memudahkan proses bisnis masyarakat, industri, dan negara.

Ibrahim menyampaikan presentasi mengenai “Digital Economy: Concept, Challenge, and Progress”. Digital economy adalah transformasi ekonomi dengan penggunaan ICT dalam segala aspek kehidupan. Menurut OECD, prioritas dalam digital economy adalah pengawasan dan pemahaman peranan ICTdan internet.

Terdapat dua alternatif pendekatan dalam memahami ICT, yaitu dalam level industri (ekosistem ICT) dan level sektoral (sektor ICT). Di dalam ekosistem ICT, ada empat kelompok yang menciptakan dan menggunakan pengetahuan: networked element providers, network operators, platform, content and application providers, dan final consumers. Di Indonesia, konsumen akhir sangat besar namun tidak diimbangi dengan jumlah kelompok lainnya.